Identitas Mayat Terapung Ternyata Warga Jalan Baru, Almarhum Diduga Depresi Ditinggal Istri

Jenazah almarhum saat dievakuasi pihak kepolisian. (budi/metro rantau)

 LABUHANBATU, METRODAILY.id – Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu, Polda Sumatera berhasil mengidentifikasi mayat seorang laki-laki MR-X yang ditemukan terapung aliran Sungai Bilah oleh warga di Lingkungan Mutiara Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, pada Jum’at (31/12/2021) siang.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti SIK, melalui Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Rusdi Marzuki SIK MH, mengatakan bahwa temuan mayat tersebut awalnya MR-X atau tidak dikenal yang ditemukan saksi bernama Olol (35) warga Pekan Lama Rantauprapat.

“Awalnya, saksi pada hari Jum’at  (31/12/2021) melihat adanya tubuh manusia yang mengapung di aliran Sungai Bilah, kemudian memberitahukan kepada kepala lingkungan Saiful Bahri (49) dan masyarakat sekitar ada mayat di sungai,” papar Kasat, Senin (3/1/2022).

Selanjutnya, kata Rusdi, Saiful Bahri (49) memberitahukan kepada polisi adanya sosok mayat mengambang di sungai Bilah, tepatnya di Lingkungan Mutiara, Kelurahan Sioldengan. Mendapatkan informasi tersebut, petugas mendatangi TKP penemuan mayat dan dibantu oleh BPBD Labuhanbatu untuk evakuasi mayat dan dibawa ke RSUD Rantauprapat.

“Kemudian, tim gabungan Sat Reskrim Polres Labuhanbatu bersama Tim Inafis Dit Res Krimum Polda Sumut melakukan identifikasi terhadap penemuan mayat MR X dan tim berhasil mengidentifikasi mayat MR X tersebut bernama JONI (37) warga Dsn IV Sei Rakyat Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu atau berdomisili Jalan By Pass Kecamatan Rantau Utara dengan menggunakan alat MAMBIS (Mobile Automatic Multi Biometric Identification System’),” jelas Rusdi.

Kasat menambahkan, dari hasil penyelidikan tim terhadap kerabat dan tetangga korban, dimana korban sekitar 1 bulan terakhir mengalami depresi dikarenakan masalah rumah tangga. Dimana almarhum ditinggal pergi isterinya tanpa ada gugatan dengan membawa 2 orang buah hati mereka. Jadi dugaan awal almarhum mengalami stres/depresi.

Atas temuan mayat MR X, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Rusdi Marzuki telah meminta pihak RSUD Rantau Prapat melakukan VER MAYAT (Othopsy) dengan hasil tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan pada jenazah.

“Selanjutnya jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga yg diterima oleh abang kandung almarhum bernama Buyung Wahyudi pada hari Minggu (02/01/2022)  di RSUD Rantauprapat dan telah dimakamkan di TPU STM Aek Siranda,” tandas Kasat. (Bud)

iklan

Pos terkait